CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Friday, November 21, 2008

Film terbaru "The Other Boleyn Girl"



Jenis Film
- Drama

Pemain
- Nathalie Portman, Scarlett Johansson, Eric Bana, Jim Sturgess

Sutradara
- Justin Chadwick

Penulis
- Peter Morgan, Philippa Gregory (Novel)

Produser

- Mark Cooper, Alison Owen

Durasi

- 115 Min


Sinopsis

Berawal dari sebuah keluarga Boleyn yang memiliki tiga orang anak, dimana kedua dari mereka adalah wanita-wanita yang cantik. Meski demikian, sang ayah terlalu berharap kalau keluarga mereka akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di negerinya.

Permasalahan mulai muncul ketika sang Raja Inggris Henry, merasa kecewa karena tidak mendapatkan anak laki-laki dari permainsurinya. Keadaan inilah yang dimanfaatkan sang raja agar salah satunya menggoda sang raja, dan mampu memberikan keturunan pria.

Namun, kenyataan berkata lain, ternyata sang raja lebih menyukai Mary yang baru saja menikah. Mary yang penurut tak bisa menolak dirinya dijadikan sebagai selir sang raja, sementara saudaranya, merasa Mary telah merebut sang raja dari dirinya.

Persaingan antara dua gadis Boleyn pun terjadi, sang kakak yang akhirnya mendapatkan sang raja, bahkan mampu menggulingkan sang ratu. Namun, ternyata sang kakak tak mampu memberikan anak laki-laki juga. Hingga sebuah permasalahan muncul dan menghukum mati sang kakak dan adik laki-lakinya.

Sementara itu, anak Mary dari hubungan dengan sang raja dibawa lari keluar istana dan hidup bahagia dengan karyawan ayahnya yang tak cocok dengan kehidupan keluarga.



Review

Film yang berjudul ‘The Other Boleyn Girl’ ini merupakan sebuah film bergenre drama, film garapan sutradara Justin Chadwick ini menggambarkan tentang pentingnya anak laki-laki bagi keberlangsungan raja Inggris.

Di dalam film ini banyak memberikan gambaran persaingan hidup itu tetap ada, bahkan dapat terjadi dalam sebuah keluarga. Intrik-intik untuk mendapatkan kedudukan banyak sekali digambarkan dalam film ini. Uniknya, seorang raja ternyata paham sekali dengan orang-orang semacam itu. Tak hanya itu, dalam pesan ini pun banyak memberikan pelajaran bahwa anak laki-laki maupun perempuan adalah sama. Sama-sama karunia Tuhan yang manusia tak dapat membatasinya.

Dalam film memberikan benang merah, bahwa kekuasaan tidak selalu harus dapat dilakukan oleh seorang pria. Dalam film ini Gadis berambut merah yang diberi nama Elizabeth tersebut mampu menjadi seorang ratu, dan akhirnya melahirkan seorang raja yang mampu berkuasa hingga 45 tahun di Inggris.

Lubang Resapan Biopori (LRB), Lubang Kecil Pencegah Banjir

Banjir merupakan bencana alam berupa luapan air yang menggenangi suatu wilayah dalam jumlah yang cukup besar. Ini biasanya terjadi karena sistem drainase makro (drainase alam) sudah tidak mampu untuk menyerap air dalam jumlah besar. Sistem drainase mikro (drainase buatan) juga tidak mampu untuk menampung dan mengalirkan air permukaan. Beberapa faktor-faktor penyebab terjadinya banjir antara lain pendangkalan sungai, rusaknya saluran-saluran drainase, tidak adanya daerah resapan air, tidak adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sebenarnya, faktor penyebab banjir yang paling utama adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, di samping faktor-faktor alam penyebab banjir misalnya, curah hujan, jenis tanah. Kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan menyebabkan tersumbatnya saluran drainase sehingga ketika hujan turun saluran drainase tidak mampu menampung dan mengalirkan air hujan. Pengembangan infrastruktur wilayah hasil buah pikiran manusia juga menjadi salah satu penyebab banjir. Pembangunan yang dilakukan tidak menggunakan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang baik dan benar tetapi hanya sebagai formalitas, cermin penduduk Indonesia.

Bencana alam seperti banjir bukan berarti tidak punya solusi. Setiap permasalahan yang ada pasti ada solusinya. Banyak alternatif yang bisa digunakan untuk menanggulangi / mencegah banjir. Salah satu alternatif pencegahan banjir adalah Lubang Resapan Biopori (LRB), di samping alternatif-alternatif lainnya.

Lubang Resapan Biopori (LRB) adalah teknologi tepat guna yang digunakan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air ke tanah. Teknologi ini sangat sederhana dan ramah lingkungan. LRB terbuat dari tanah yang dilubangi menggunakan bor Lakonserva, berdiameter 10 - 30 cm dan panjangnya kurang lebih 80 - 100 cm. Lubang tersebut di beri sampah organik yang nantinya akan berubah menjadi kompos dengan memanfaatkan aktifitas fauna tanah dan akar tanaman. LRB ini juga bisa mengurangi emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metan.

LRB akan menambah luas bidang resapan air, setidaknya ukurannya sebesar luas dinding lubang. Lubang Resapan yang berdiameter 10 cm dan panjangnya 80 cm memiliki luas bidang resapan 2590,5 cm2. Dengan kata lain, suatu permukaan tanah berbentuk lingkaran yang berdiameter 10 cm memiliki luas bidang resapan 78,5 cm2. Namun, setelah dibuat Lubang Resapan dengan kedalaman 80 cm, luas bidang resapannya berubah menjadi 2590,5 cm2 atau hampir ¼ m2. Adanya aktivitas fauna tanah dan akar tanaman menjadikan terbentuknya biopori yang selalu terpelihara. Oleh sebab itu, bidang resapan ini ada senantiasa terjaga kemampuannya dalam meresapkan air. Dengan demikian, kombinasi antara luas bidang resapan dan biopori secara bersama-sama akan meningkatkan kemampuan tanah dalam meresapkan air.

Langkah-langkah untuk membuat LRB tergolong mudah. Kita cukup dengan mengebor tanah searah jarum jam menggunakan alat bor. Dalam pengeboran perlu ditambahkan air supaya tanah menjadi lebih gembur dan mengebornya lebih mudah. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi siapapun untuk tidak membuat LRB karena pembuatannya mudah. Selain itu, LRB juga bisa diterapkan dimana saja. Lahan yang sudah ditutup dengan perkerasan jalan pun bisa dibuat LRB, apalagi lahan yang masih terbuka.

LRB merupakan teknologi yang ramah lingkungan. Ini dibuat dari tanah dengan cara dibor. Tidak ada satu pun bahan kimia / bahan berbahaya yang digunakan untuk membuat Lubang ini. Lagipula, lubang ini berfungsi untuk merubah sampah organik menjadi kompos sehingga dapat mengurangi jumlah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Alat untuk membuat LRB, bor Lakonserva, juga tidak terlalu mahal hanya Rp 175.000,- dan bisa digunakan berkali-kali. Jika dihitung-hitung, fungsi LRB jauh melebihi harga yang harus dikeluarkan untuk membeli alat bornya.

Lubang Resapan Biopori merupakan salah satu alternatif pencegahan banjir. LRB berfungsi meningkatkan kemampuan tanah dalam meresapkan air. Semakin banyak LRB yang dibuat maka semakin banyak pula air yang bisa diserap ke dalam tanah. Semakin banyak air yang diserap oleh tanah akan semakin mengurangi aliran air permukaan sehingga akan mencegah terjadinya banjir. Air yang diserap bisa menambah cadangan air tanah sehingga nantinya bisa mencegah terjadinya krisis ketersediaan air di musim kemarau. Pembuatan LRB dalam jumlah besar berarti mengurangi sampah organik dalam jumlah besar pula. Hal itu akan mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, juga akan mengurangi beban sungai dalam menampung sampah. Berkurangnya jumlah sampah di sungai juga akan mencegah terjadinya banjir karena tempat yang awalnya terisi oleh sampah akan digantikan oleh air permukaan.

Paper Clip, Hebatnya Teknologi sederhana


Siapa yang tidak kenal dengan si penjepit kertas? Sebagai pelajar, orang kantoran, maupun karyawan di sebuah tempat fotokopi, kita tak pernah lepas dari si mungil ini. Fungsinya sederhana yaitu untuk menautkan lebih dari satu kertas. Bentuk, warna, dan ukurannya beragam, disesuaikan dengan jumlah kertas yang hendak dijepit dan selera pengguna.

Bagaimana dengan konsep kerjanya? Lagi-lagi sederhana. Ilmu yang digunakan dalam teknologi ini adalah ilmu tentang tekanan yang membuat kertas-kertas menyatu tanpa kerusakan. Tidak seperti stapler, penjepit kertas jauh memudahkan pengguna karena dapat dilepas dengan cepat dan gampang.
Paper clip dipatenkan di Jerman pada tahun 1899 untuk seorang berkewarganegaraan Norwegia, Johan Vaaler. Tak lama kemudian pada tahun 1901 Vaaler mematenkan kembali paper clip dengan desain serupa yang lebih praktis.

Inilah model paper clip yang Vaaler patenkan:


info & gambar dari wikipedia.org

Mutiara Kehidupan

Kehidupan bagaikan pelangi...namun ada masanya ia bagaikan senja yg hanya ada warna merah jingga yang memuramkan...

Di dalam menempuh jalan hidup janganlah mencoba jauh dari Tuhan, sebab kehidupan kita yang sebenarnya terletak ditanganNya. Betapa pun kita memegang kemudi bahtera menuju pelabuhan yang dicita-citakan, namun yang menentukan arah angin adalah Dia.

jadilah seperti biskut oreo....walaupun diluarnya nampak hitam tetapi didalamnya tetap putih...manis pula...

Ketika Hati Menangis



Tuhanku….

ketika hati menangis, hanya kau saja yg tahu


Tuhanku….

Ketika mereka meninggalkan aku sendiri

Ketika dunia tiada simpati,

Kau tetap mendengar rintihanku

PadaMu tempatku menagih kasih

Ketenangan kurasa mendekatiMu

Syahdu malam tak terasa sunyi


Tuhanku….

Ketika aku dalam kepayahan,

dalam kesendirian dihimpit cobaan

Kau beri aku kesabaran,

pengalaman mengajar arti kematangan

Lantas Kau membuka pintu hatiku,

untuk memberi kemaafan

Pada mereka yang pernah melupakanku


Tuhanku….


Ketika aku buntu

Kau berikan aku kekuatan, kau tunjukkan aku jalan

Kau tak biarkan aku sendirian


Tuhanku….


Yang Maha Pengasih, Rahmatmu tak terkira

Syukurku melangit pun tak tercapai

Sungguh aku merasa berdosa karena dulu sering lalai

Semoga penyesalanku Kau terima

THANK YOU ALLAH FOR THE BLESSINGS YOU HAVE GIVEN

LoVE

Love is a give...

Yup Thats definetely right..

Cinta adalah rahmat dari-Nya..

Karena dengan cintalah...
Seorang Ibu merelakan jiwanya demi untuk kelahiran buah hatinya...

Karena dengan cintalah...
Seorang ayah, merelakan dirinya berusaha sekuat tenaga demi mencari nafkah untuk anggota keluarganya.

..

Karena dengan cintalah...
Shalahuddin Al Ayyubi tidak dapat tertawa sebelum mesjid Al - Aqsha dapat dibebaskan untuk menebus cintanya kepada Rabbul Izzati...

Karena dengan cintalah...
Para mujahid dan mujahidah rela mengorbankan harta, jiwa dan raganya untuk dapat mendapat cinta dari Yang Maha Mempunyai Cinta...

Allah...

Ya...

Dia-lah Allah sang Ar Rahman...

Dengan cinta-Nya bumi, langit dan planet melaju dalam alur yang harmonis...

Dengan cinta-Nya angin masih menyapa tetumbuhan dan rerumputan..

Dengan cinta-Nya cahya mentari masih menerpa hangat tubuh kita..

Kepada Allah-lah muara cinta yang Hakiki.

Alat Peredaran Darah

Alat peredaran darah pada manusia terdiri atas jantung dan pembuluh darah.

  1. Jantung
Jantung terletak di dalam rongga dada agak ke sebelah kiri. Ukuran jantung kira- kira sebesar kepalan tangan. Jantung manusia berongga dan terbagi menjadi 4 ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri.

Jantung diselubungi oleh serabut ganda yang disebut perikardium. Dinding rongga jantung tersusun terutama atas otot jantung. Antara serambi dan bilik dibatasi oleh suatu sekat yang berkatup. Katup sebelah kanan disebut katup trikuspid yang terdiri atas 3 kelopak atau kuspa dan katup sebelah kiri disebut bikuspid yang terdiri atas 2 kelopak atau kuspa. Katup- katup tersebut berfungsi untuk menjaga agar darah dari bilik tidak mengalir kembali ke serambi

Otot jantung mampu berkontraksi sehingga jantung dapat mengembang dan mengempis. Mengembang dan mengempisnya serambi dan bilik terjadi secara bergantian. Kontraksi jantung menimbulkan denyutan yang dapat dirasakan pada pembuluh nadi di beberapa tempat.

Kecepatan denyut jantung pada setiap orang berbeda- beda tergantung pada kondisi setiap orang, misalnya
  • usia,
  • berat badan,
  • jenis kelamin
  • kesehatan dan
  • aktivitas seseorang
Pada saat duduk, denyut nadi seseorang adalah 72 kali per menit. Akan tetapi, pada saat berdiri denyut nadi dapat mencapai 83 kali per menit. Pada anak- anak, denyut nadinya lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Orang yang terkejut, denyut nadinya lebih cepat. Selain kecepatan denyut jantung, tekanan darah juga dapat diukur. Tekanan darah pada saat bilik jantung mengembang disebut tekanan diastol dan tekanan darah pada saat bilik jantung mengempis disebut sistol.

Jadi,
sistol merupakan tekanan darah karena jantung memompa darah keluar dan diastol merupakan tekanan karena jantung "memasukkan" darah. Tekanan darah dapat diukur dengan alat pengukur tekanan darah yang disebut tensimeter atau sfigmomanometer.

Tekanan darah merupakan indikator yang baik untuk mengetahui kekuatan seseorang memompa darah serta indikator untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Tekanan darah orang dewasa normal 120/ 80 mmHg (milimeter air raksa). Nilai 120 menunjukkan tekanan sistol, sedangkan 80 menunjukkan tekanan diastol.

Jantung memiliki pembuluh darah yang menuju atau keluar dari jantung. Pembuluh darah yang menuju keluar dari jantung adalah:
  • vena cava, yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh, bermuara pada serambi kanan
  • arteri pulmonalis, yang mengalirkan darah dari bilik kanan menuju ke paru- paru, darahnya banyak mengandung CO2
  • vena pulmonalis, yang mengalirkan darah dari paru- paru menuju ke serambi kiri. darahnya banyak mengandung O2
  • aorta, yang mengalirkan darah dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
  • arteri koronaria, yaitu pembuluh darah dari bilik menuju ke jantung
2. Pembuluh Darah

Darah kitaberada di dalam pembuluh darah. Berdasarkan fungsinya, pembuluh darah dibedakan atas pembuluh nadi atau arteri dan pembuluh balik atau vena. Penghubung antara arteri dan vena adalah pembuluh kapiler

  • Pembuluh nadi/ arteri
Adalah pembuluh yang membawa darah keluar dari jantung. Pembuluh nadi yang keluar dari bilik kiri jantung disebut Aorta

  • Pembuluh Balik/ vena
Adalah pembuluh yang membawa darah menuju jantung. Dari seluruh tubuh, pembuluh darah vena bermuara menjadi satu pembuluh darah vena yang besar, disebut vena cava
  • Pembuluh kapiler
Ujung pembuluh nadi yang terkecil dihubungkan oleh pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler inilah yang berhubungan langsung dengan sel- sel tubuh. O2 dan zat- zat makanan dimasukkan ke dalam sel melalui pembuluh kapiler. Zat- zat ini digunakan sel untuk memperoleh energi dengan cara pembakaran. Selanjutnya, CO2, air dan sisa- sisa pembakaran diambil untuk diangkut ke paru- paru dan alat pengeluaran lainnya. Pengangkutan zat sisa pembakaran ini juga dilakukan oleh pembuluh kapiler yang berhubungan dengan pembuluh balik/ vena.